Kawasan Gunung Tidar, Tempat Wisata Alam dan Ziarah yang Menyejukkan di Jawa Timur

0
1450

Gunung Tidar merupakan salah satu objek wisata pegunungan yang terdapat di Kota Magelang Jawa Timur. Gunung ini letaknya berada di tengah-tengah kota dengan ketinggian 503 meter dan selain menjadi pemandangan yang mengagumkan juga gunung ini berfungsi sebagai paru-paru Kota Magelang. Kita apabila berkesempatan mengunjungi Gunung Tidar ini kita akan melihat pemandangan Gunung Tidar ini yang dihiasi oleh pohon cemara, pohon pinus , dan pohon salak.

Gunung Tidar selain menyuguhkan panorama alam yang menyejukkan juga sering menjadi tempat berziarah karena di tempat ini juga terdapat beberapa peninggalamn makam dan situs yang menjadi legenda atau cerita sejarah sendiri. Makam yang sering banyak dijadikan tempat ziarah ini adalah makam seorang ulama dari Turki yang menyebarkan agama Islam di Magelang dan berhasil menaklukkan Gunung Tidar yaitu Syech Subakir.  Makam Syech Subakir yang dahulunya tersembunyi tersebut berhasil ditemukan oleh Alm KH Ahmad Abdul Haq yang merupakan salah satu pengasuh pondok pesantren Darussalam Watucongol Muntilan.

Selain makam Syech Subakir di kawasan Gunung Tidarpun kita akan menemukan sebuah cungkup panjang yang merupakan tempat makam dari tombak pusaka milik Syech Subakir. Kita akan menemukan sesuatu yang unik dari makam ini yaitu bentuk nisan makam ini berbeda dengan bentuk nisan pada umumnya yaitu panjangnya yang mencapai 7 meter dan memiliki lebar 1 meter. Banyak juga orang terlihat begitu khusuk saat berada di makam ini yang tidak jelas maksudnya. Area makam ini kelihatan bersih karena semuanya telah di keramik sehingga cukup membuat para pengunjung.

Di puncak Gunung Tidar ini terdapat sebuah monumen Akademi Militer yang menegaskan bahwa tempat ini masih termasuk kawasan AKMIL. Selain itu terdapat juga sebuah tugu kecil yang berada di tengah-tengah lapangan dengan ornamen tulisan Jawa yang dipercayai sebagai simbol pakunya Pulau Jawa. Jika kita pergi ke arah timur Gunung Tidar ini kita akan menjumpai sebuah pohon pohon beringin besar dengan sulur-sulur akar nafasnya yang sudah menjuntai ke bawah. Kelihatannya pohon beringin besar ini telah berusia ratusan tahun dan di bawah pohon rindang ini kita dapat menjumpai sebuah marmer kecil  dengan tulisan yang tertera Petilasan Pangeran Purbaya. Dipercayai bahwa tempat ini bekas pertapaan Pangeran Purabaya. Menuju ke arah sisi tenggara masih berada di sekitar puncak Gunung Tidar kita akan menjumpai cungkup makam Kiai Semar yang berwarna kuning dan berbentuk kerucut. Cungkup inipun dihiasi oleh patung naga yang melilit di keempat sisinya.

Jika kita ingin berlama-lama untuk lebih menikmati kesejukan dan keindahan alam Gunung Tidar disekitar Gunung Tidar ini telah tersedia fasilitas penginapan maupun hotel yang dapat kita sewa untuk tempat beristirahat.  Hotel jenis melati maupun hotel berbintang empat dapat kita pilih tentunya sesuai budget kita masing-masing. Untuk menuju tempat wisata ini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun dengan kendaraan umum dengan satu-satunya akses yang harus ditempuh yaitu dari Kampung Barakan. Kita tidak akan dikenakan tiket masuk saat ingin memasuki kawasan Gunung Tidar ini cukup membayar biaya parkir atau mengisi kotak amal yang tersedia dengan seikhlasnya.