Wisata Sejarah ke Situs Kepurbakalaan Muaro Jambi

0
605

Situs Kepurbakalaan Muarojambi adalah sebuah tempat peninggalan purbakala yang terluas di Indonesia. Bentangannya dari tepian sungai batang hari membentang sejauh 7,5 kilometer dari Barat ke Timur. Sisi bagian Timur Sungai masuk ke wilayah Desa Danau Lamo dan Desa Muarojambi dan di sisi bagian Barat Sungai masuk wilayah Desa Kemingking Dalam, Kec. Muaro Sebo, Kab. Muaro Jambi. Bentangan situs kepurbakalaan Muaro Jambi ini dibagian Barat Sungai Batang Hari hanya terdapat sebagian kecil.

Situs Kepurbakalaan Muaro Jambi memiliki 61 candi yang sebagian besarnya masih berupa gundukan tanah dan belum diokupasi. Luas situs kepurbakalaan ini sekitar 12 km persegi dan terdapat pengaruh agama Hindu dalam beberapa bangunan yang terdapat di kompleks percandian ini. Situs Kepurbakalaan Muaro Jambi ini berjarak sekitar 26 kilometer bagian timur Kota Jambi tepatnya di tanggul alam kuno Sungai Batang Hari.

Secara administratif situs kepurbakalaan Muaro Jambi berada di Desa Muaro Jambi, Kec. Maro Sebo, Kab. Muaro Jambi. Untuk dapat mencapai situs bersejarah ini dapat di tempuh dengan akses jalan darat maupun melalui sungai dan dapat ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam. Menurut penelitian situs bersejarah ini diperkirakan berasal dari abad ke-11 yang dibangun saat masa Kerajaan Sriwijaya. Situs Percandian Muarojambi adalah suatu kawasan untuk mempelajari Agama Budha lebih dalam lagi. Selain merupakan kompleks candi yang terbesar Situs Percandian Muarojambi ini juga merupakan suatu kompleks candi yang paling terawat di Pulau Sumatera.

Situs Kepurbakalaan Muarojambi ini telah didaftarkan ke organisasi internasional UNESCO di PBB sebagai salah satu warisan dunia oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi. Upaya ini dilakukan agar situs kepurbakalaan ini menjadi salah satu bangunan yang menjadi warisan dunia. Candi Muaro jambi ini telah menjadi nomor satu dari sekian banyak kekayaan kebudayaan yang ada di Indonesia yang diajukan sebagai warisan dunia ke UNESCO. Candi Muarojambi mendapatkan nomor registrasi 5695. Akan banyak sekali dampak positif dengan diajukannya bangunan bersejarah ini ke UNESCO diantaranya dapat meningkatkan jumlah kinjungan wisatawan ke Provinsi Jambi. Para sastrawan, penulis, dan ilmuwanpun akan banyak yang datang ke situs candi bersejarah ini untuk lebih meneliti dan menulis lebih rinci lagi mengenai bangunan bersejarah ini.

Berkunjung ke tempat wisata ini akan membuat kita lebih mengetahui tentang kebudayaan bangsa kita yang tidak kalah maju dari peradabannya dari bangsa lain. Kita akan lebih bangga dengan hasil kebudayaan bangsa sendiri. Usaha pemugaran candi ini telah dilakukan sejak 2007 untuk kembali membangun candi ini dari reruntuhan menapo.