Wisata Sejarah dan Ziarah ke Makam Nyi Ageng Serang di Provinsi DIY

0
477

Kompleks makam Nyi Ageng Serang merupakan sebuah kompleks makam yang terletak di Dusun Beku, Desa Banjarharjo, Kec. Kalibawang, Kab. Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kompleks makam yang bersejarah ini dari Kota Yogyakarta berjarak sekitar 30 kilometer. Kompleks makam Nyi Ageng Serang ini dibangun untuk mengenang jasa-jasa beliau dalam melawan para kaum penjajah bangsa.

Dahulu kompleks makam ini yang berada di sebuah bukit ini merupakan tempat Nyi Ageng Serang dan para pasukannya untuk menyusun strategi perang. Nyi Ageng Serang dianggap sosok wanita yang begitu tangguh dan memiliki kemajuan fikiran yang tak kalah hebat dibandingkan dengan laki-laki. Tepat rasanya jika Nyi Ageng Serang ini ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional perempuan Republik Indonesia. Nyi Ageng Serang yang memiliki nama asli R.A Kustiyah Wulaningsih Retno Edi tersebut dilahirkan di Kota Purwodadi Jawa Tengah yaitu pada tahun 1752. Pahlawan Nasional perempuan ini merupakan seorang putri Panembahan Notoprojo yang menguasai wilayah Serang. Wilayah Serang pada saat itu merupakan bagian dari Kerajaan Mataram salah atu kerajaan yang pernah berdiri di tanah Jawa.

Nyi Ageng Sekar merupakan pendekar wanita yang sangat gigih dalam berjuang melawan pemerintah Kolonial Belanda. Dengan sifatnya yang gigih dan pantang menyerah tersebut masyarakat Sekar memberikan julukan kehormatan yaitu Djayeng Sekar. Perjuangan Nyi Ageng Serang tak pernah berhenti padam walaupun beliau telah berusia senja. Beliau pun pernah memimpin pasukan untuk melakukan long march dari Serang yang akan menuju arah barat laut kemudian menuju ke bagian selatan dan meyusuri Sungai Progo yang akhirnya bermarkas di bukit Traju Mas. Di bukit Tanjung Mas tersebutlah Nyi Ageng Sekar bersama dengan pasukannya menyusuun strategi perang.

Di kompleks makan ini sering diadakan pementasan seni untuk memperingati kisah kepahlawanan beliau. Pagelaran seni tersebut biasa digelar pada bulan Muharram dengan berbagai atraksi pagelaran seni. Atraksi seni tersebut yang bisa disaksikan para pengunjung seperti tarian dolalak, shalawatan, kuda lumping, dan masih banyak lagi atraksi seni yang lainnya. Namun satu hal yang harus diperhatikan pengunjung saat ingin memasuki komplek makam Nyi Ageng Serang yaitu pengunjung tidak diperbolehkan membawa senjata tajam dan membawa minuman yang memabukkan. Bagi para wanita yang sedang mengalami haid juga dilarang untuk memasuki komplek makam yang bersejarah ini. Para pengunjung harus membuka alas kaki mereka sebelum masuk ke komplek makam Nyi Ageng Serang ini.

Keunikan lain yang bisa dijumpai pengunjung yang datang ke komplek makam ini yaitu tidak dikenakannya biaya atau tiket masuk ke makam Nyi Ageng Serang. Para pengunjung biasanya memberikan sumbangan seikhlasnya saja yang akan digunakan untuk biaya perawatan komplek makam bersejarah tersebut. Para pengunjung yang ingin mengunjungi komplek makam ini dapat menempuhnya dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun dengan kendaraan umum dengan dukungan akses jalan yang sudah sangat baik.