Wisata Religi Di Pamijahan Tasikmalaya

0
2134

pamijahan 2

Selain terkenal dengan wisata kuliner dan kerajinan tangannya, kabupaten Tasikmalaya yang terkenal dengan sebutan kota santri ini merupakan kota yang kental akan keagamaannya. Sebutan kota santri juga dikarenakan banyak berdiri pusat pendidikan agama Islam yang terkenal di daerah Tasik ini. Selain itu, terdapat juga makam tokoh besar penyebar agama Islam yaitu Syekh Abdul Muhyi yang banyak dikunjungi oleh para peziarah baik lokal maupun luar daerah. Adapun lokasinya berada di kampung Pamijahan Kecamatan Bantarkalong Tasikmalaya.

pamijahan 4

Keistimewaan tempat ziarah ini selain sebagai tempat untuk berziarah juga sebagai tempat wisata religius yang menawarkan keindahan budaya, agama, kerukunan, persatuan dan ketaatan. Selain itu, keindahan alam desa pamijahan ini juga tak kalah menarik, disamping diwarnai dengan hamparan sawah yang elok, juga rimbunnya pepohonan, lokasi yang tertata rapih dan air bersih yang jernih yang mengalir deras menandankan akan kesuburan tanahnya.

Pada hari besar keagamaan seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Idul Adha, bulan Hijriah dan Isro Mi’raj selalu di penuhi oleh para peziarah yang datang dari berbagai tempat di Indonesia. menurut salah seorang pengurus, pada hari-hari tertentu banyaknya peziarah bisa mencapai 10.000 orang perhari bahkan terminal pun sampai tidak bisa menampung kendaraan saking banyaknya.

Pamijahan 1

Terdapat banyak makam yang dikeramatkan seperti makam Bengkok, makam Sembah Ajeng Tangan Ziah, makam Kidul, dan makam Syekh Khotib Muwahid. Akan tetapi makam syekh Abdul Muhyi diperlakukan secara khusus. Hal ini dapat dilihat dari bangunan yang didirikan untuk melindungi makam. Makam Syekh Abdul Muhyi sendiri terdapat di atas bukit dengan bangunan megah dan balai-balai yang biasa digunakan oleh para peziarah untuk berdo’a dan berdzikir.

Selain komplek makam keramat, sekitar kurang lebih 1 km dari tempat makam Syekh Abdul Muhyi, terdapat sebuah gua yang dinamai dengan nama Gua Sapawardi. Gua ini terbentuk secara alamiah sebagai hasil proses alam biasa. Dengan panjang gua yang mencapai sekitar 284 m dan bagian gua yang  terlebar mencapai 24,50 m. Menurut perhitungan pengurus, ruang di dalam gua tersebut mempunyai ukuran luas 6.950 m2, dan tertutup bukit terjal seluas 26.568 m2. Terdapat beberapa sejarah dan ruang di dalam gua ini, seperti adanya jalan yang digunakan oleh para wali ke berbagai tempat di Indonesia bahkan ada juga jalan yang digunakan untuk ke Mekkah, ruang pertapaan, mesjid, tempat air suci, kopiah haji dan lainnya yang merangkai sebuah sejarah akan keagungan ciptaan Allah SWT dan karomah dari para Wali yang dicintai Allah SWT.

pamijahan 3