Warisan Budaya Bernilai Tinggi Candi Muarojambi

0
502

Situs Kepurbakalaan Muarojambi yang terletak di tepi Sungai Batang Hari, membentang begitu gagah sejauh 7,5 kilometer dari arah Barat ke Timur dan memiliki luas sekitar 12 kilometer persegi. Situs yang memiliki nilai sejarah tinggi tersebut merupakan sebuah situs peninggalan jaman purbakala terluas yang terdapat di Indonesia. Situs Kepurbakalaan Muaro Jambi hanya sebagian kecilnya yang berada di wilayah Barat Sungai Batang Hari. Bagian situs kepurbakalaan yang berada di Timur masuk ke wilayah Desa Danau Lamo dan Desa Muarojambi. Sedangkan yang berada di bagian barat termasuk ke dalam wilayah Desa kemingking Dalam, Kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Muarojambi.

Dari pusat Kota Jambi, Situs kepurbakalaan yang bernilai sejarah tersebut berjarak sekitar 26 kilometer. Seperti sudah dijelaskan di atas, situs di Provinsi Jambi tersebut luasnya mencapai 12 kilometer persegi dengan panjang sekitar 7 kilometer atau menempati lahan seluas 260 hektare. Di Situs Kepurbakalaan Muarojambi dapat dijumpai sekitar 61 bangunan candi yang memang sebagian besar masih berupa gundukan tanah (menapo). Dapat juga terlihat di situs kepurbakalaan tersebut terdapat pengaruh agama Hindu pada beberapa bagian bangunannya.

Menurut penelitian Situs Kepurbakalaan Muarojambi yang termasuk di dalamnya Candi Muarojambi merupakan tempat atau pusat pendidikan Agama Budha. Candi Muarojambi adalah kompleks candi yang paling terawat sekaligus terbesar yang berada di Pulau Sumatera. Candi bersejarah tersebut diperkirakan dibangun pada zaman pemerintahan Kerajaan Sriwijaya yaitu sekitar abad ke-11 Masehi. Komplek Candi Muarojambi adalah bangunan yang termasuk warisan budaya bernilai tinggi yang harus tetap diperhatikan dan dilestarikan agar tetap menjadi kebanggaan. Dijadikannya tempat ini sebagai pusat pembelajaran agama Budha dapat terlihat dari benda peninggalan yang masih dapat dilihat saat ini. Benda peninggalan tersebut seperti reruntuhan stupa, Arca Prajnaparamitha, arca gajah singa, wajra besi juga tulisan mantra yang digoreskan pada bata atau terpahat pada lempengan emas.

Bagi yang ingin berkunjung ke Kompleks Percandian Muarojambi, anda bisa menempuh perjalanan melalui jalur darat maupun jalur sungai. Anda yang ingin menempuhnya melalui jalur sungai harus menggunakan speedboat dengan waktu tempuh selama 20 menit. Sedangkan dengan jalur darat dapat ditempuh melalui dua akses jalan yang dapat anda pilih paling cepat dari tempat tinggal anda.