Sebuah Istana di Kota Terlarang China

0
1297

Dinamakan sebuah “kota terlarang” bukan berarti kota tersebut tidak boleh dimasuki atau terdapat rahasia sehingga orang-orang dilarang masuk pada kota tersebut. Di Kota terlarang ini atau biasa yang disebut dengan forbidden city di Beijing Cina. Terdapat sebuah Istana pada masa kekaisaran Dinasti Ming yang didirikan sekitar tahun 1406 Sampai 1417. Bangunan tersebut merupakan rumah-rumah bagi 24 kaisar pada masa Dinasti Ming hingga Dinasti Qing. Dikelilingi dengan sebuah benteng sepanjang 3.5 Km dan luas tanah mencapai 720.000m2 merupakan Istana yang sangat luas dan terpenting warisan budaya duniayang dinyatakan oleh UNESCO.

Pada bagian belakang Istana terdapat taman terluas di area Istana seluas 12.000m2 dengan nama “imperial garden”, juga terdapat pula istana kecil lainnya lainnya seperti Three Rear Palace, Outer East Route, dan Hall of Mental Cultivation yang semua tempat itu adalah tempat para dayang istana juga tempat pejabat-pejabat istana. Pada bagian taman ada empat taman utamanya yang tadi disebutkan Imperial Garden, Qianlong Garden, The Garden of Creating Happiness dan The Garden of Benevolent Tranquilty. Diceritakan dalam sejarahbahwa pada zaman dulu tempat ini merupakan tempat kaisar yang dianggap sebagai titisan Dewa, karena itu setiap orang tidak boleh sembarang datang ke tempat ini, oleh karena itu juga kota ini dinamakan kota terlarang.
Terdapat pula suatu tempat yang dikenal sebagai sebutan Lapangan Pembantaian. Kisahnya adalah ribuan aktivis China yang menentang pemerintahan dan melakukan demo besar-besaran pada 1989. Kemudian mereka dibantai dan sedikitnya ada 3.000 mahasiswa danpejuang demokrasi ditembak mati. Kala itu kekaisaran Cina dipimpin oleh Mao Zedong yang juga telah memproklamasikan berdirinya Republik Rakyat China pada tanggal 01 Oktober 1949 dengan politik pada Partai Komunis.Meskipun tempat ini sudah aman, tetapi masih dijaga ketat petugas kepolisian. Tempat ini disebut Tian’an Men yakni lapangan seluas 440.000m2 berada di sebelah utara istana yang artinya Pintu Surga yang Damai.Tragedi tersebut tepatnya pada tanggal 04 Juni 1989. Meskipun demikian, peristiwa kejam itu tidak menjadikan Cina sebagai negara yang dikutuk, bahkan dengan kemajuannya yang begitu signifikan Cina menempati salah satu pemilik hak veto pada Dewan Keamanan PBB. Seperti lupa akan sejarah masa lalu, sang pemimpin pun diabadikan di sebuah tempat yang dinamakan Hall Mao Zedong, terletak dibagian selatan lapangan. Ditengah luar bangunanlah sebuah makam untuk jasad Mao Zedong dan diawetkan dalam sebuah peti kristal juga terdapat foto besarnya yang menggantung menggambarkan kekuasaannya membawa perubahan yang kini dinikmati oleh Republik Rakyat Cina.