Pulau Mandalika Pulau di Tepi Pantai Utara Jawa

0
1054

Mandalika merupakan sebuah pulau kecil yang berada di Laut Jawa bagian utara Provinsi Jawa Tengah. Secara administratif berada pulau ini berada di wilayah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah dan lebih tepatnya lagi berada di sebelah utara desa Ujung Watu dengan jarak sekitar 2 km. Pulau Mandalika ini juga sering disebut dengan sebutan lain yaitu Pulau Mondoliko. Perjalanan menuju pulau ini dapat di tempuh menggunakan perahu nelayan yang menggunakan mesin tempel dan menghabiskan waktu perjalanan selama setengah jam. Di pulau ini terdapat sebuah mercusuar yang dipergunakan sebagai tanda batas daratan untuk kapal-kapal berbadan besar.

Pulau Mandalika ini terletak berhadapan langsung dengan tempat wisata Benteng Portugis yang terletak di pinggir pantai desa Ujung Waku.Desa ini masuk ke dalam wilayah kec. Keling, Kab. Jepara, berbatasan pula dengan Kabupaten Pati di sebelah utara. Mandalika berjarak 500 meter dari bibir benteng yang biasa disebut Benteng Portugis ini sehingga dari benteng ini Pulau Mandalika dapat terlihat dengan jelas. Diantara Benteng Portugis dan Pulau Mandika merupakan jalur Kapal Kartini Karimunjawa-Jepara.

Pulau Mandalika merupakan pulau yang memiliki tanaman khas Mandalika yang diberi nama Nongko Celeng. Buah dari pohon ini dikeluarkan dari dalam tanah. Selain terdapat mercusuar seperti yang sudah dijelaskan di atas di pulau ini terdapat juga beberapa perumahan karyawan selain terdapat pula makam Sayid Ustman yakni seorang nayaka dari Ratu Kalinyamat yang berasal dari Kerjaan Kalinyamat yang bisa coba dikunjungi.

Cerita yang menjadi mitos tersendiri terdapat pulau ini yang juga beredar luas di masyarakat sekitar. Mitos yang berkembang tersebut adalah bahwa pusaran air itu merupakan pintu gerbang menuju Keraton Luweng Siluman yang diperintah oleh raja Siluman Bajul Putih. Menurut cerita setiap kali ada orang yang berkulit putih seperti bangsa Portugis misalnya maka akan tersedot ke dalam laut lalu hilang entah kemana. Mungkin kejadian tersebut sesuai dengan sumpah Siluman Bajul Putih saat dikalahkan oleh Ki Leseh. Siluman Najul Putih bersumpah bahwa kalau ada orang yang berkulit putih seperti kulit orang Portugis tersebut misalnya melewati pintu gerbang Luweng siluman maka akan disedot ke dalam laut.