Objek Wisata Budaya Batu Basurek di Sumatera Barat

0
276

Banyak sekali pilihan tempat wisata yang dapat dikunjungi di Provinsi Sumatera Barat. Beragam pilihan tempat wisata tersebut memang memiliki keunikan masing-masing yang mampu menggoreskan kesan indah berwisata. Provinsi Sumatera Barat sangat layak untuk dikunjungi untuk mengisi waktu senggang yang terluang dan pastinya para pengunjung yang datang tidak akan pernah merasa menyesal dan cepat bosan saat mengunjunginya. Di Provinsi Sumatera Barat, petualangan wisata yang dilakukan sepertinya akan sangat menarik dan akan membuat setiap pengunjung betah berlama-lama menikmati keindahan tempat wisata yang disuguhkan di salah satu provinsi di Pulau Sumatera tersebut.

Provinsi Sumatera Barat memang salah satu provinsi yang dikenal memiliki beragam tempat wisata menarik dan bukan main indahnya di Negara Indonesia. Keunikan beragam tempat yang di tampilkan provinsi tersebut tidak hanya terkenal di wilayah dalam negeri saja namun juga sudah diketahui oleh masyarakat dari negara di belahan bumi yang lainnya. Kecantikan tempat yang ditampilkan memang terasa begitu menyentuh kalbu sehingga akan terpatri menjadi kenangan terindah yang sangat sulit untuk dilupakan. Berbagai sajian keindahan alam yang ditampilkan daerah tersebut seolah dapat menghibur diri yang sedang dilanda duka atau kejenuhan akibat permasalahan hidup dan rutinitas pekerjaan sehari-hari. Indahnya pemandangan alam tempat-tempat wisata di Provinsi Sumatera Barat memang akan membuat fikiran menjadi rileks kembali dan mengisi rasa semangat yang lebih menggelora untuk dapat memulai aktifitas sehari-hari dengan lebih ceria lagi.

Satu tempat wisata yang dapat dikunjungi saat berada di Provinsi Sumatera Barat adalah objek wisata Batu Basurek. Menurut pengertian harfiah “Batu Basirek” dapat diartikan sebagai “Batu Tertulis” yakni sebuah batu prasasti yang ditulis dalam huruf Palava kuno India. Batu tersebut menceritakan mengenai legenda Adityawarman sekitar tahun 1347. Batu Basirek didirikan di atas makam Raja Adityawarman yang berhasil ditemukan kembali pada tanggal 16 Desember 1880. Batu yang memiliki nilai sejarah tinggi tersebut memiliki tinggi 25 cm, lebar 80 cm, dan tebal 10 cm.

Batu prasasti yang telah diteliti tersebut ternyata menceritakan mengenai warisan Adityawarman. Dikisahkan berkat jasanya kepada Kerajaan Majapahit, Adityawarman kemudian diangkat menjadi raja di Dharmasraya dan setelah itu Adityawarman kemudian memindahkan kerajaanya yang semula terletak di Siguntur Sawahlunto dan akhirnya dipindahkan ke Pagarruyung. Para pengunjung yang singgah di tempat wisata tersebut jika ingin menikmati keindahan tempat wisata Batu Basurek lebih lama lagi, bisa mengambil alternatif menginap di hotel atau tempat penginapan yang telah tersedia di sekitar lokasi wisata tersebut. Untuk segi transportasinya pun dirasakan juga sudah cukup memadai untuk dapat sampai di lokasi wisata Batu Basurek yang menarik tersebut.