Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Wisata Edukasi yang Akan Memberikan Pengalaman yang Sangat Berharga

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II yang terletak di, Palembang dekat dengan Sungai Musi ini sejak dari awal pendirinya tidak mengalami banyak perubahan. Kenapa museum ini diberi nama Sultan Mahmud Badaruddin II, itu karena didirikannya museum ini hanya untuk menghormati jasanya bagi kota.

Di tempat ini anda bisa melihat banyak koleksi sekitar 556 koleksi bersejarah peninggalan dari Krajaan Sriwijaya sampai Kesultanan Palembang. Bangunan ini berdiri di atas Benteng Kuto Lama ,Penelitian para arkeolog yang dilakukan pada tahun 1988 telah menemukan bahwasannya kuto lama ini didirikan di atas balok kayu.

Sebenarnya benteng museum yang berdiri saat ini, merupakan benteng yang telah mengalami pemugaran. Hal tersebut dilakukan karena pada masa penjajahan Belanda, benteng ini pernah dibakar Belanda pada tanggal 17 Oktober 1823 karena dendam dengan Sultan yang juga pernah membakar Loji Rive milik Belanda. Dan di atasnya dijadikan sebagai tempat tinggal Residen Belanda. Namn ketika masa pendudukan Jepang tempat ini dijadikan sebagai markas Jepang, namun ketika Proklamasi tahun 1945 markas ini diserahkan kembali kepada penduduk Palembang dan kemudian direnovasi untuk selanjutnya dijadikan sebagai markas Kodam II Sriwijaya yang pada akhirnya dijadikan sebagai museum.

Jika anda ingin berlibur ke tempat ini yang berada di Palembang, anda bisa berangkat dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin, yang tujuannya menuju ke Sungai Musi. Dari Sungai Musi letak museum ini cukup dekat karena letaknya bersebrangan. Dari bandara anda bisa menggunakan taksi atau mobil sewaan menuju ke kota yang berjarak sekitar 60 km. Dari sana anda bisa memilih kendaraan umum, salah satunya seperti bus kota yang bisa mengantar anda ke berbagai tujuan.

Dengan berwisata ke sebuah museum, anda tidak akan sia-sia karena selain mendapatkan pengalaman berwisata anda juga bisa mendapatkan ilmu tambahan secara tidak langsung. Berbagai peninggalan sejarah seperti koleksi arkeologi, biologi, keramik, etnografi dan masih banyak lagi yang lainnya, dan koleksi tersebut jumlahnya tidak sedikit yaitu sekitar 500 benda. Maka dari itu, tempat ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai sarana wisata sekaligus edukasi.

 

 

Tags: , ,

Sorry, the comment form is closed at this time.

Memberikan informasi seputar wisata dalam negeri maupun luar negeri. dengan dukungan gambar, sehingga jelas dan bermanfaat bagi anda yang ingin mengunjungi tempat tertentu., semoga liburan dan wisata anda menyenangkan