Menelusuri Rekam Jejak Soekarno Di Ende

1211112IMG-0408780x390

Ende merupakan salah satu kabupaten kecil yang berada di Pulau Flores. Namun, siapa yang akan menyangka bahwa di salah satu tempat pada wilayah ini ideology bangsa Indonesia terlahir.

Lahirnya ideology bangsa Indonesia oleh sang Proklamator bangsa tersebut terilhami ketika Soekarno sedang duduk di sekitar pohon sukun yang menghadap ke laut flores.

Pohon sukun yang di maksud pada saat itu memiliki batang lima, hal tersebut juga di gadang-gadang sebagai ilham bagi lahirnya lima point pancasila. Pon tersebut kini sudah tidak ada lagi, karena mati seiring berjalannya waktu.

Namun, seperti yang dikatakan oleh Marni Kusuma yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Ende, mengatakan bahwa keberadaan pohon sukun tersebut sarat akan sejarah. Maka dari itu dinas setempat berinisiatif untuk menanam kembali bibit pohon sukun baru persis dengan pohon sukun berbatang lima yang terdahulu, hal tersebut dilakukan untuk mengenang keberadaan soekarno bersama pohon sukun pada saat itu.

Soekarno pada saat itu berada di Ende karena di asingkan oleh pemerintah Hindia Belanda. Di tempat tersebut terdapat pula sebuah rumah yang merupakan tempat bermukim soekarno dulu. Keberadaan nya tak jauh dari pohon sukun berada.

Rumah tersebut berada di sisi jalan dengan car berwarna putih, pintu dan jendela kayu berwarna kuning gading serta jendela berpayung berwarna putih bergaris hijau. Rumah tersebut memiliki ukuran yang mungil serta memiliki pekarangan yang tidak terlalu luas. Namun, pemandangannya terlihat asri karena terdapat rimbunan pohon disampingnya.

Rekam jejak soekarno di Ende hingga kini masih tertata rapi. Rumah tempat tinggal soekarno di Ende beserta pohon sukun harus di jadikan daftar kekayaan cagar budaya pemerintah daerah. Di samping pohon sukun serta patung soekarno yang sedang duduk dengan kaki di lipat serta memandang lurus ke laut flores.

Rumah pengasingan tersebut berada di Jalan Perwira, sedangkan pohon sukun beserta patung Soekarno yang di sebutkan tadi berada di Jalan Soekarno, nama jalan tersebut di ambil untuk mengabadikan keberadaan beliau di Ende.

Mungkin tidak ada seorangpun yang meramalkan bahwa Ende yang merupakan kota kecil pembuangan soekarno akan mengguratkan sejarah karena keberadaannya. Keberadaan kedua tempat tersebut menjadi situs yang kemudian bisa dijadikan sebagai tujuan destinasi wisata sejarah yang bisa di andalkan pemerintah daerah setempat.

Sorry, the comment form is closed at this time.

Memberikan informasi seputar wisata dalam negeri maupun luar negeri. dengan dukungan gambar, sehingga jelas dan bermanfaat bagi anda yang ingin mengunjungi tempat tertentu., semoga liburan dan wisata anda menyenangkan