Air Terjun Samparona, Air terjun Menawan Asal Sulawesi Tenggara

Air terjun Samparona merupakan air terjun di Sulawesi Tenggara yang menyimpan keindahan dan pesona luar biasa yang sanggup meluluhkan hati siapa saja yang berhasil melihatnya. Air terjun yang terletak di Baubau, Sulawesi Tenggara ini mungkin salah satu air terjun luar biasa yang mungkin namanya belum banyak didengar orang. Memang untuk mencapai ke air terjun yang mempesona ini untuk di butuhkan perjuangan dan usaha yang cukup berat. Dibutuhkan perjalanan panjang untuk dapat melihat paras rupawan air terjun Samparona namun jika kita berhasil mencapainya kita akan disuguhakan keindahan yang sungguh tidak ada duanya.

Objek wisata Air Terjun Samparona ini sangat tidak dianjurkan bagi kita yang tidak kuat untuk berjalan kaki dengan waktu yang cukup lama dan tidak biasa melakukan trekking. Sehingga untuk melakukan liburan ke air terjun ini diperlukan perjuangan yang ekstra dan tentunya kekuatan fisik pun harus kuat dan mumpuni.

Secara administratif air terjun Samparona berada di Kelurahan Kaisabu, Kecamatan Sorawolio, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Untuk melakukan perjalanan disarankan mempersiapkan perbekalan yang cukup. Pagi hari waktu merupakan yang tepat untuk memulai perjalanan ke tempat butuh perjuangan lebih untuk mencapainya. Perbekalan informasi perjalanan juga penting untuk mengetahui sejauh dan seberat mana kita harus melalui jalan ke tempat ini. Kebanyakan informasi yang di dapat menyebutkan dan menekankan memang untuk mengisi liburan ke tempat ini tidak disarankan bagi mereka yang bukan pecinta alam sejati.

Mencapai tempat ini bisa dilakukan dengan naik mobil ataupu motor dari Kota Baubau. Namun memang dengan keduanya tidak sampai langsung ke tempat utama dan harus dilanjutkan dengan berjalan kaki. Jika menggunakan motor memerlukan waktu sekitar 20 menit dari Kota Baubau sampai masuk sekitar 500 meter dari Jalan Poros, setelah itu kita harus parkir dan dilanjutkan dengan berjalan kaki. Kalau menggunakan mobil kita hanya bisa sampai arah Jalan Poros dan harus memarkirnya karena seperti tadi yang sudah dijelaskan jalur ini hanya bisa dilewati oleh motor itupun hanya sampai 500 meter selebihnya dengan memakai kedua cara tadi harus dilanjutkan dengan berjalan kaki.

Perjungan menuju petualangan sesungguhnya memang dimulai di sini. Ita harus berjalan melewati jalur jalan setapak. Jalan setapak yang harus dilalui ini merupakan jalan yang digunakan masyarakat setempat yang biasa pergi ke hutan untuk mencari rotan dan kayu. Jalannya naik turun serta kadang kita harus menyebrangi anak sungai. Perjuangan belum berakhir, setelah itu kita harus melewati semak belukar dan melewati deretan pohon pinus. Setelah itu kembali kita harus masuk hutan dan kita ikuti jalur sungai yang mengering. Kemudian setelah satu jam perjalanan melewati jalur sungai yang mengering ini mulailah terdengar suara deru air terjun. Saat kita berkunjung disaat debit air terjunnya kurang kita harus turun lebih ke bawah karena air terjunnya berada di posisi samping. Untuk melewati turunan ini kita harus melewati pinggir tebing air terjun menggunakan rotan yang sudah disiapkan.

Tags: ,

Sorry, the comment form is closed at this time.

Memberikan informasi seputar wisata dalam negeri maupun luar negeri. dengan dukungan gambar, sehingga jelas dan bermanfaat bagi anda yang ingin mengunjungi tempat tertentu., semoga liburan dan wisata anda menyenangkan